DANDELION
Benihnya kecil,,,,tak kuasa menahan hembusan angin yang meniupnya kemanapun angin berhembus. Benih kecil ini sangat berani menghadapi kehidupan apapun yang akan dijalaninya kedepan. Rasa tawakal kepada sang pencipta membuat keberaniannya semakin besar. Kehidupan yang manis, pahit, asin dan asam sekalipun diterimanya dengan lapang dada. Karena sang pencipta selalu tahu dan selalu memberi apapun yang terbaik bagi ciptaannya.
Hal inilah yang membuat diriku belajar menerima amanah pimpinan walau sadar semua itu diluar kemampuanku. Ku mulai menjalankan semua tugas dengan niat yang bersih, walau hasilnya malah memberi kesan tidak adil, menyulitkan jam kerja teman-teman dan lain-lain, Hati merasa sedih karena keinginan menyenangkan semua pihak berbuah pahit. Sekarang adalah saatnya bertawakal akan hasil yang diterima. Berusaha memahami kemarahan dan kekecewaan teman-teman. Tutuplah mulut, bukalah telinga walaupun panas, Ku hanya perlu menjalaninya....tidak perlu memikirkannya. Semua ini merupakan pelajaran untuk tugas kedepannya. Semoga bisa memberi yang lebih baik kedepannya.
Komentar
Posting Komentar
Pembaca yang baik, terima kasih telah berkunjung ke blog saya. Terimakasih untuk comment yang diberikan, semoga membuat saya semakin bersemangat dan lebih baik lagi dalam menulis. Dan terimaksih untuk saling menjaga sikap baik kita dalam berkomunikasi didunia maya ini.