Jam 6.00 ..Alhamdulillah....perkedel dan sop merah sudah siap.
Waktunya anak-anak sarapan pagi.
Sisulung kelas VII, yang tengah TK-B dan sibungsu TK-A.
Hampir setiap pagi masakan harus sudah siap jam 6.00, karena selain untuk sarapan, anak-anak terbiasa membawa bekal nasi beserta sayur dan lauk ke sekolah. Terkadang masih ditambahkan puding beserta vla atau snack lain beserta susu kotak. Hal tersebut hanyalah usaha menarik minat sikecil, terutama sibungsu akan bekalnya. Dilain hari menu nasi lengkap disederhanakan menjadi mie atau nasi goreng yang sudah bercampur dengan lauk dan sayur.
Menyiapkan 3 kotak bekal dengan 2 kotak bekal yang nasinya harus dicetak dan dihias dengan nori, sosis dan sayur menjadi bentuk kucing, ikan kelinci dan lain-lain adalah pekerjaan pagi yang lumayan makan waktu.
Memasak adalah hal yang tidak pernah singgah dalam jadwal harianku. Dan memasak adalah hal yang tidak pernah terpikirkan olehku untuk dipelajari. Aku lebih menyukai kegiatan membersihkan rumah, mencuci dan membersihkan kamar mandi. Ibu tidak pernah protes dengan ketidakbisaanku memasak. Sampai usia 40 tahun, aku selalu berada diantara orang-orang yang pandai dan senang memasak.
Ibu, dari lahir hingga SMA, ibulah yang selalu memasak untuk keluarga kami.
Bulek terkecil, yang usianya masih seumuran denganku, di perantauan ini, buleklah yang selalu memasak dan menyediakan kebutuhan rumah kontrakan kami.
Adik pertama, dialah yang berperan pada pekerjaan memasak dan pengaturan rumah kontrakan, saat kami ber-empat kakak beradik sudah berkumpul, kuliah di Surabaya.
ART, inilah orang terakhir yang membantuku dalam hal masak memasak sejak putri pertama lahir hingga usia 6 tahun.
Mereka adalah orang-orang yang senang dan pandai memasak yang berada di kehidupanku.
Aku dilahirkan dari dua keluarga besar, keluarga dari pihak ayah dan ibu yang ahli memasak. Keluarga ibu, sangat mahir dengan aneka masakan Jawanya yang sarat akan rempah. Keluarga ayah, adalah orang-orang yang hebat dengan aneka masakan Nusantara dari ujung Timur hingga Barat, Masakan Oriental dan sedikit masakan Western serta masakan Timur tengah. Tidak heran, apabila dikenal dikalangan kuliner Tarakan dan Balikpapan. Di Balikpapan inilah kerajaan kuliner keluarga ayah berkembang dengan bendera COCOM CAKE.
Komentar
Posting Komentar
Pembaca yang baik, terima kasih telah berkunjung ke blog saya. Terimakasih untuk comment yang diberikan, semoga membuat saya semakin bersemangat dan lebih baik lagi dalam menulis. Dan terimaksih untuk saling menjaga sikap baik kita dalam berkomunikasi didunia maya ini.